Category Archives: Artikel

Model Status Proses pada Windows

Definisi Proses

Sebelum kita mengenal status proses pada windows, tentu saja kita harus mengerti terlebih dahulu apa itu proses. Pengertian proses dalam konteks Sistem Operasi adalah Program yang sedang di eksekusi oleh Sistem Operasi.

Status-status dalam Proses

  1. New, merupakan status yang menandakan sebuah Proses yang baru/akan dibuat.
  2. Running, merupakan status untuk proses yang sedang dieksekusi oleh CPU.
  3. Waiting, status untuk proses yang sedang menunggu jatah waktu oleh CPU.
  4. Ready, status untuk proses yang siap untuk diekseskusi oleh CPU.
  5. Terminated, merupakan status untuk proses yang dihentikan/telah selesai di eksekusi oleh CPU.

Status-status tersebut dapat digambarkan oleh gambar dibawah ini :

unduhan

Alurnya dalam perubahan status proses adalah sebagai berikut :

Program berada di tahap ‘baru’, kemudian program tersebut siap dieksekusi oleh CPU ‘siap’. Setelah itu, program dieksekusi, saat program ‘berjalan’ jika program tersebut membutuhkan pengolahan I/O, maka program tersebut masuk ke state ‘menunggu’. Setelah pengolahan I/O selesai, program tersebut masuk ke mode ‘siap’ yang berarti siap untuk dieksekusi kembali. Selesai di eksekusi, program tersebut keluar ‘terminasi’.

 

Referensi : http://dimarmeazza.blogspot.com/2012/04/proses-dan-thread-pada-sistem-operasi.html

Perbedaan Pentium 4 dengan Core i7.

Perkembangan teknologi yang semakin pesat membuat mahasiswa yang menekuni bidang seperti saya di Jurusan Ilmu Komputer harus selalu update, bahkan kita harus selalu memiliki bayangan akan seperti apa teknologi yang akan kita buat di masa depan nanti.

Pentium 4, kata yang sudah tidak aneh terdengar pada tahun 2000, dimana sekarang kata pentium sudah menjadi bahan ejekan untuk orang-orang yang berarti “lemot”. Memang jika dibandingkan dengan masa-masa sekarang dimana prosessor sudah jauh berkembang dengan prosessor keluaran intel yaitu core i7 yang tentu saja sangat jauh sekali dibandingkan dengan pentium 4 dimasa tahun 2000-an.

Nah, apasih yang membuat Prosessor Core i7 jauh lebih cepat dibandingkan Pentium 4?

Jawabannya ada pada core atau inti prosessornya. Jika di Pentium 4, hanya menggunakan satu Core dalam pengolahannya, di Core i7 yang terbaru sudah mencapai 4 Core dengan 8 Thread.

Muncul pertanyaan baru, apa itu Thread?

Hyper-Threading (HT) atau sering dibilang Thread inilah yang membuat perkembangan prosessor menjadi luar biasa seperti sekarang. Teknologi HT ini berguna untuk memaksimalkan kerja prosessor dimana prosessor dengan satu core dapat terdeteksi oleh windows menjadi dua core, atau sering disebut Core 2 Duo dimana Satu core dipecah menjadi dua.

Apa yang membuat Prosessor dapat terdeteksi oleh windows menjadi dua core? Jawabannya adalah prosessor yang digunakan dalam pentium 4 yang menggunakan satu core hanya dapat melakukan satu pengolahan saja. Walaupun masih terdapat banyak memori yang tersisa. Nah memori tersebutlah yang digunakan oleh Intel agar dapat dimaksimalkan oleh Sistem Operasi agar dapat digunakan untuk melakukan kegiatan yang lainnya.

Intel mengeluarkan teknologi yang beranama ‘cache’. Dimana fungsi dari cache ini sama seperti main memory biasa (RAM) yang berguna untuk mengakses alamat-alamat yang akan digunakan oleh Prosessor, yang mana pekerjaan tersebut bisa dilakukan didalam cache. Cache bertempat di dalam prosessor, tidak seperti main memory yang ditempatkan terpisah dengan prosessor. Hal ini tentu saja membuat transfer data menjadi lebih cepat karena jarak tempuhnya berkurang.

Walaupun cache berfungsi seperti main memori, tetapi main memory tetap tidak dapat tergantikan, karena permintaan alamat yang akan disimpan di cache pasti berasal dari main memori. Saat prosessor meminta suatu alamat kepada main memori, alamat tersebut kemudian disimpan di dalam cache agar saat prosessor membutuhkannya lagi, alamat tersebut tinggal mengambilnya dari cache tidak perlu ke main memori. Walaupun demikian, tidak seluruh alamat bisa disimpan, karena kapasistas cache terbatas dikarenakan letaknya yang berada di dalam prosessor. Teknologi ini sudah diterapkan pada pentium 4.

Berlanjut dari teknologi Pentium 4 dan Core 2 Duo muncul Dual Core. Dimana Core yang biasanya hanya terdapat satu, sekarang digabung menjadi 2 Core dalam satu inti. Hal ini tentu saja membuat prosessor dapat bekerja dua kali lebih cepat.

Jika dilihat di dalam Generasi Core i7 dimana generasi ini sudah menggabungkan 4 core menjadi satu kemudian setiap core tersebut memiliki HT yang tentu saja dapat melakukan kegiatan layaknya 2 core, maka core i7 layaknya memiliki 8 core didalamnya.­­